Zakiya Amalia Sofa - KETUK LANGIT YANG BERBUAH PELUK (LCP 47)

📅 27 Juni 👁 Memuat...

KETUK LANGIT YANG BERBUAH PELUK

Karya: Zakiya Amalia Sofa


Di lengang malam yang paling sunyi,
aku melipat resah, bersimpuh di hadapan Sang Ilahi.
Butiran air mata jatuh perlahan meresap ke sajadah,
menitipkan sebuah nama yang selalu kujaga dalam pasrah.
Lama nian jemari ini mengetuk gerbang langit-Mu,
membawa sebait harapan di tengah kepungan rasa rindu.

Kini, fajar yang baru terbit dengan begitu tegak.
Gundah yang dulu menggunung, mendadak runtuh dan retak.
Tuhan menjawab segala pinta lewat skenario yang indah,
mengganti tangis sepi menjadi senyuman yang kembali merekah.
Kehadiranmu membawa debar nyata yang paling lama kunanti,
menjadi penawar utuh atas penantian yang kaubawa kembali ke sini.
Tiada lagi ragu, sebab takdir telah menuntunmu pulang ke hati.


Pemalang, 26 Juli 2026