Takdir yang belum sepakat
Karya: Agiska Nur SatifaAku berangkat dengan harapan sangat besar,
berjanji pada diri sendiri kali ini pulang membawa sebuah penghargaan
Nyatanya, takdir hanya menepuk bahuku pelan,
lalu berbisik, "Bukan giliranmu untuk menang."
Katanya aku sudah akrab dengan kalah,
sudah hafal rasanya dipeluk kecewa.
Tapi kenapa untuk yang satu ini,
hatiku masih bodoh berharap jadi juara?
Tapi sepertinya takdir pun enggan menyepakati ku untuk menang.
Hidup ini singkat, katanya.
Lalu kenapa jatah menangku tak kunjung tiba?
Berapa tikungan gagal lagi yang harus kutempuh
dengan kaki yang mulai letih?
Berapa luka lagi yang harus kutelan
sampai rasanya mati?
Rasanya sudah sangat jauh,
Tapi tak ada yang berubah
Mimpi sudah lelah untuk dimimpikan.
Harapan sudah tak lagi untuk diharapkan.
Semua terasa kosong,bahkan ingin menetes kan air mata pun aku sudah tak bisa.
Bringin,11 Juli 2026