Agustin Nu Anggraini Sindi Pratiwi - Anatomi Rindu Dua Dimensi (LCP 47)

📅 09 Juli 👁 Memuat...

Anatomi Rindu Dua Dimensi

Karya: Agustin Nu Anggraini Sindi Pratiwi


Haii, Pangeran salah satu penghuni bumi, Al Rafi'
​Di balik cerahnya Rabu, ada lelah yang ranum berkabut
deretan pesan telah kuukir rapi di balik layar digital
menunggu antrean sunyi, tertahan oleh gengsimu yang setinggi langit.
Kau pangeran bumi yang dingin, yang sayangnya sulit mengeja kata cinta
Namun anehnya, ketidakpastianmu adalah ruang paling nyaman untukku pulang.
Walaupun ku akui, terkadang rasa sakit itu ada.


Lalu waktu berputar, memaksaku runtuh di atas sajadah Isya
air mata ini berjatuhan, meluruhkan sisa-sisa kewarasan yang retak.
Di hadapan Sang Pemilik Semesta, aku mengadu tentang dua nama:
satu pangeran bumi Al-Rafi' yang hadirnya penuh keterbatasan,
dan satu lagi tuanku An - Nadzir di keabadian langit, yang dunianya tak lagi sama.


Kalian adalah dua kutub dingin yang membuatku takluk dalam diam.
Tak perlu ada cemburu yang riuh di antara kalian berdua
sebab kalian menetap di ruang terdalam yang tak bisa ditembus sembarang orang.


Namun malam ini, harapku kembali membatu, tak pernah tersampaikan;
Aku hanya ingin dekap yang utuh tanpa sekat dunia,
dan akhir yang pasti,
Bahwa ia yang di langit adalah yang pertama,
dan kau yang di bumi adalah yang terakhir.


Bantul, Yogyakarta, 8 Juli 2026