Gema yang Menemukan Jalan Pulang
Karya: Ahmad Hanan Shalahuddin AlbaniPada jarak yang menuntun arah,
Aku mengembara, bingung entah kemana.
Jiwaku telah letih untuk terus berlari,
tertatih ,terluka ,bahkan patah hingga tak bersisa.
Lantunan kata "ingin usai"
bermonolog tanpa jeda,
merintih, meminta tumbal pada waktu yang kian deras detaknya.
Langit seakan runtuh,
asa hanya tersisa separuh,
dan tangis menjelma peluh,
Hingga pada purnama
yang bersandar di pendar bintang,
ia menyusup bersama angin malam,
Melewati jendela yang terkatup,
lalu bersemayam.
di relung runtuh, tepat di titik sadrah.
Perlahan ia memantik kembali nyala api yang telah padam,
menggugah debur harap yang sempat berarus surut.
Purwoasri,14 Juli 2026 di malam yang dingin hingga masuk angin