Ketenangan dalam doa
Karya: Alinda Farah DaumiDi setiap malam yang sunyi
Aku bersujud kepada Sang Ilahi
Kuceritakan segala yang terjadi
Atas diriku selama ini
Dalam kegelapan malam itu pun
Aku bertanya dalam hati...
"Mengapa harus aku?
Mengapa harus aku?
Apakah Tuhan membenciku?"
Cobaan itu datang menghantamku
Bertubi-tubi tanpa henti menimpaku
Hingga aku terjatuh dan tak berdaya
Hingga hatiku hampir menyerah dan putus asa
Air mataku jatuh tanpa suara
Tubuhku rapuh menahan semua ini
Dunia ini terlalu berat rasanya
Untuk aku pikul seorang diri
Seiring berjalannya waktu
Aku pun mengerti...
Takdir yang Tuhan tetapkan kepadaku
Telah mendidikku
Untuk lebih mendekat kepada-Nya
Dan lebih tegar menghadapi ujian-Nya
Karena pada dasarnya
Semua kesusahan yang kudapatkan
Adalah takdir darinya
Tapi aku tak larut dalam kesedihan
Aku terus berdoa kepadanya
Sesuai dengan apa yang kuinginkan
Karena setiap doa yang kupanjatkan
Aku menemukan ketenangan
Bangkalan, 06 Juli 2026