Andreas Fernando Tangko - Anugraha (LCP 47)

📅 11 Juli 👁 Memuat...

Anugraha

Karya: Andreas Fernando Tangko


Doaku tak pernah menuju langit.

Ia memilih
membenamkan diri
ke rekah-rekah tanah,
tempat gelap
menyimpan asal cahaya.

Di sana
sunyi mengajari
sebutir benih
bahwa pecah
bukan lawan dari utuh.

Maka yang mula-mula lahir
bukan hijau,
melainkan akar—
urat-urat sunyi
yang meraba bumi
seraya membaca
nama-Mu.

Di permukaan,
aku sibuk mengukur kasih-Mu
dengan bunga
yang tak kunjung mekar.

Kupikir jawaban
selalu menyerupai
harapanku.

Padahal diam-Mu
bukan penolakan,
melainkan kerja yang tak terlihat,
meluaskan dada,
agar ketika kehilangan datang,
syukur tak ikut runtuh.

Lalu suatu hari
tak ada petir,
tak ada mukjizat.

Hanya seorang manusia
yang diam-diam
tak lagi sama.

Barulah kumengerti:

pohon
tak pernah berutang
kepada buah.

Sebab sejak akar
setia memeluk bumi,
langit
telah lebih dahulu
berdiam
di dalamnya.


Kupang, 10 Juli 2026