Surat yang Tak Pernah Sampai ke Langit
Karya: Ani Handayani
Kutitipkan harap pada angin senja,
agar singgah di jendela takdir.
Namun langit menutup seluruh pintunya,
menyisakan sunyi sebagai kabar.
Kupetik mimpi dari ranting waktu,
lalu kusemai di tanah penantian.
Ia tumbuh menjadi bayang-bayang,
bukan pelukan yang kuimpikan.
Barangkali semesta sedang menguji,
seberapa tabah doa memeluk diam.
Sebab tak semua yang hilang lenyap,
ada yang menjelma cahaya dalam kelam.
Jika esok tak juga memanggil namaku,
biarlah harapan tetap hidup di dada.
Karena yang tak sempat tersampaikan,
kadang abadi dalam jiwa.
Serang,20 juli 2026
Ani Handayani - Surat yang Tak Pernah Sampai ke Langit (LCP 47)
📅 21 Juli
👁 Memuat...