Arindi Erliyana Fandholi - Surat untuk Langit (LCP 47)

📅 18 Juli 👁 Memuat...

Surat untuk Langit

Karya: Arindi Erliyana Fandholi


Langit mendung selalu menemani perjalananku
Rintihan hujan selalu membasahi pipiku
Aku selalu bergumam,
Akankah hidup menemukan porosnya?

Tinta hitam di langit perlahan mengering
Coretan hidup terkadang bagai gemuruh petir yang menyambar perasaanku
Butiran tasbih selalu mengiringi setiap doa yang kutitipkan
Berharap langit membaca surat kecilku

Di hamparan lautan manusia yang luas
Aku duduk merenung menikmati sandiwara kehidupan
Mendengarkan kicauan burung bersahutan di udara
Kepalaku pun sesak oleh harap yang tak menemukan suara

Meski kini langit belum membaca suratku,
Aku berharap suatu saat barisan surat ini sampai kepada-Nya
Aku selalu percaya,
Harapan tulus tak akan pernah lenyap


Tuban, 18 Juli 2026