Ketika langit menangkis doa
Karya: ARMIAN WAYABULABeribu kalimat doa ku susun rapi
Entah malam atau siang
Aku tak peduli
Yang ku tau hanya kalimat harap yang terus ku panjatkan
Dalam sholat ku
Ku merayu Tuhanku
Meneteskan air mata
Sembari hatiku terus memohon
Dalam setiap perjalanan yang ku lalui
Hal yang selalu ku yakini
Disetiap kesulitan pasti ada kemudahan
Bukan hanya sekedar susunan kata yang terdengar
Tapi harapan yang ku sisipkan dalam doa
Doa yang tak pernah lelah ku bentangkan
Bahkan aku berbisik pada bumi
Dan langit mendengar keluh kesah ku
Entah salah apa yang ku perbuat
Yang membuat seakan hadir benteng yang menangkis doa doaku
Aku tak berharap kau langsung menjawab doaku
Tapi raga yang kau sisipkan jiwa ini memohon
Dengan tak pernah letih bersujud dan menengadahkan tangan
Sembari selalu berharap kalimat yang diawali bismillah
Akan berakhir dengan kalimat Alhamdulillah suatu saat nanti
Aku akan terus menunggu
Entah akan kau jawab atau kah engkau ganti dengan yang lebih baik
Tapi bolehkah aku merengek untuk Kau jawab harapan ku yang itu
Bahkan sudah ku panjatkan sudah seperti hanya suara yang melayang layang tanpa arah
Dimana pun bentangan doa ku tertahan
Walau tak sampai pada-Mu
Aku yakin Engkau akan selalu tau apa yang indah buatku
Meski Kau tangkis jauh doa ku yang itu.
Bula,17 Juli 2026