amin yang berakhir
Karya: A.SAFRIZALMalam menutup seluruh bunyinya.
Hanya sunyi
yang masih sanggup mengetuk pintu langit.
Di sanalah kulepaskan doa,
bukan agar nasib berpindah arah,
melainkan agar batinku
tak lagi kehilangan rumah.
Hari-hari berlalu.
Daun luruh mengajarkan kehilangan,
sementara akar diam-diam
menyelam ke dalam gelap.
Lalu Engkau menjawab.
Bukan lewat keajaiban
yang mengubah dunia,
melainkan lewat keberanian
menerima yang tak dapat kupilih.
Saat itu kusadari,
yang paling lama menunggu
bukanlah doaku,
melainkan diriku
yang belum selesai menjadi jawabannya.
Sejak itu,
setiap amin
adalah langkah pulang
kepada kehendak-Mu.
Jambi,10 Juli 2026