Aku masih anak kalian, kan?
Karya: Muhammad Naufal Rifqi HanifSedari dulu telah kulawan dunia dengan kepala tegap
Hingga kukuras keringat sampai sewarna darah
Namun naas, takdir terlalu kejam
Menyisakan aku, dan sisa reruntuhan yang pasrah
Ibu, hari ini aku pulang dengan jemari hampa
Dan dekapanmu memudar bak fajar yang menyita hangatnya
Kudapati bibirmu mengatup kelu, menyudahi namaku dalam doa yang kau langitkan
Ayah, hari ini gagal telah menyematkan namanya kepadaku
Tanganku terlanjur rapuh melukis bangga di wajahmu
Hanya remah-remah kalah kupikul di atas pundakku
Dan tatapanmu mendingin, asing menembus mataku
Aku telah menjelma dongeng fana, namanya senyap dikubur riuh dunia
Namun di balik runtuhnya harap yang tak terjawab ini
Bolehkah aku sekadar memastikan;
Aku, masih anak kalian, kan?
Palembang, 10 Juli 2026