Cinta Yuanita Manik - Doa yang terjawab (LCP 47)

📅 07 Juli 👁 Memuat...

Doa yang terjawab

Karya: Cinta Yuanita Manik


Ada banyak kata yang tak sempat terucap dari mulut kecilku
Kau pergi bahkan sebelum aku mengerti arti perpisahan
Dan setelah kamu pergi, aku tumbuh bagaikan burung yang terbang dengan satu sayap
yang tetap mencoba untuk terbang
Didepan semua orang, aku selalu menyembunyikan rasa rinduku yang sebenarnya tidak tertahankan
Dengan berat aku selalu mengatakan "tidak apa-apa"

Apakah kamu pernah merindukan aku seperti aku merindukanmu?
Apa salahku hingga kamu meninggalkanku?
Apakah kamu dadamu pernah merasa sesak saat memikirkan aku?
Aku mecintaimu, walau rasa kecewaku lebih besar dan akupun tak tahu cara memaafkanmu
Aku merindukanmu, walau tak tahu bayangan mana yang bisa aku percaya
Sebab, wajahmu, suaramu dan sentuhanmu pun aku sudah lupa

Rasanya lucu, orang yg paling aku rindukan justru sumber rasa sakitku
Kata orang, aku adalah kesayanganmu, aku adalah orang yang paling takut kau lihat terluka
Aku hanya bisa merangkai rinduku dari cerita-cerita orang

Aku selalu berdoa agar kita bisa bertemu
Aku selalu menunggumu dengan harapan suatu hari aku bisa memelukmu...

Hingga akhirnya
Pada tanggal yang lama kunanti dalam diam—
28 Juni 2026
Aku datang, ayah...
Ke rumah barumu yang sunyi
Membawa bunga dan hati yang tak lagi utuh
Aku berdiri di sana
Di antara tanah, nisan dan kenangan
Dan untuk pertama kalinya
Rinduku menemukan arah pulang

Doaku yang terjawab...
Meski bukan dalam pelukan
melainkan dalam keikhlasan
yang perlahan belajar menerima kenyataan
ayah...
ternyata kita tetap bertemu
meski dengan cara yang paling menyakitkan.


Jakarta, 5 Juli 2026