Kepada jeda, titik, dan tanya
Karya: Damas Airlangga MalindoJika semburat jingga kemerahan telah hinggap di antara perbukitan
Lembayung mendawai menuai jarak ruang pohon cemara
Dan cahaya itu menghujam masuk pada binar matamu
Mungkin ia ingin tenggelam dalam pelukmu yang teduh
Dan diantara pernak pernik senja yang melanglang buana mengitari semesta
Aku sisipkan sepertiga harapan dalam satu butiran debu
Di dalamnya terdapat aku, namamu, barisan daftar nama anak pertama, posisi meja, letak pigura, warna dinding, motif gaun, aroma bunga, dan masih banyak hal-hal yang kelak terjadi lainnya
Sementara ku titipkan pada jeda,
pada tanda titik untuk kalimat dan harapan berikutnya
Dan diantara tanda baca yang berhimpit dalam diksi, sajak dan prosa
Semua harapan semesta berahir pada tanda tanya
Nganjuk, 7 Juli 2026