doa yang tak pernah sia-sia
Karya: Dinni RifaniKupintal harap
pada langit yang tak pernah ingkar.
Dalam sunyi, kusebut nama-Mu,
meski jawaban belum pernah menyapa.
Waktu terus berjalan,
mengajariku sabar tanpa banyak kata.
Air mata jatuh,
namun keyakinan tetap menyala.
Lalu pada hari yang tak kuduga,
Engkau membuka pintu yang lama kutunggu.
Bukan sekadar mengabulkan doa,
melainkan menghadiahkan yang paling indah.
Kini aku mengerti,
setiap pinta tak pernah hilang.
Ia berlabuh di hadapan-Mu,
lalu kembali sebagai jawaban
pada waktu yang paling indah.
aceh utara, 8 juli 2026)