Akhir dari Air Mata
Karya: IHDA ZULIANI MAULIDIYAHDi sepertiga malam yang sunyi dan dingin,
aku bersujud meluapkan segala ingin.
Air mata luruh menyentuh bumi,
membawa segenggam harap yang hampir mati.
Lama aku berjalan di lorong yang gelap,
menanti secercah cahaya dalam senyap.
Kini, mendung hitam itu telah mengangkasa,
berganti pelangi yang membawa bahagia.
Setiap tetes peluh dan penantian panjang,
kini berbuah manis, membuat hati tenang.
Tuhan, terima kasih atas segala ketetapan-Mu.
Sebab hari ini, di hadapan lembaran baru,
aku menyaksikan sebuah doa yang terjawab nyata.
Mengganti perih menjadi tawa,
membuktikan bahwa janji-Mu bukanlah dusta.
Gresik, 4 juli 2026