Doa yang Menemukan Jalannya
Karya: Ina Ilena AsyhuriawatiPernah kuimpikan jas putih di pundak ini,
namun takdir membawaku menapaki jalan dakwah.
Kusimpan kagum dalam diam, lalu kulepaskan pergi,
siapa sangka, Allah mempertemukan kami kembali.
Kau, putra seorang kiai yang sederhana,
mengajariku bahwa kasih tak selalu lewat kata.
Kau mengingat hal-hal kecil dan mendengar setiap cerita,
hingga hatiku belajar percaya tanpa banyak meminta.
Kupikir mimpiku telah berubah arah,
ternyata Allah sedang menyiapkan rumah.
Bukan hanya ilmu yang kutemukan di perjalanan ini,
tetapi juga teman sejalan menjaga cahaya pesantren.
Kini kutahu, doa tak selalu datang sesuai pinta.
Allah mengganti mimpi dengan anugerah yang lebih bermakna.
Yang dahulu hanya kusimpan sebagai kagum dalam diam,
kini menjadi alasan aku percaya pada setiap rencana-Nya.
Bandung, 6 Juli 2026