Hati-Hati di Jalan
Karya: Nafisya Kholifatul IzzaAku kembali menghadap malam
Pertanyaan berulang, mengharapkan jawaban
Tak terasa air mata menggenang
Kau meninggalkanku dengan selimut keheningan
Apakah doaku terlalu kecil untuk didengar?
Atau ‘kau’ tak pernah ada di seberang?
Lebar tawamu menggandeng dirinya yang kau sebut ‘sayang’
Adakah rindu yang terbesit walau hanya sejengkal?
Disini aku hampir kehilangan akal
Doaku gagal mengetuk nurani seorang insan
Tak mampu aku mengangkat tangan
Hanya lisan yang tak berhenti merapal
Ku berlutut memohon untuk celah keajaiban
Ku gadai kewarasan tuk sekadar angan
Menerima bahwa rindu ini takkan pernah sampai
Nyatanya ku tak lagi menjadi bagian
Tuhan iba mendengar rintihan
Mengabulkan doa untuk hati yang lapang
Jangan menoleh ke belakang
Aku tak lagi tempatmu berpulang
Semarang, 5 Juli 2026