Harap yang tak bersuara
Karya: Indah lestariDi bawah pepohonan yang rindang,
aku termenung.
Pikiran mulai jenuh,
detak jantung berlari tanpa arah.
Sementara sejuta kata membeku di bibirku,
harap yang kupeluk perlahan menjelma sunyi,
tak pernah sampai kepada tujuan.
Di atas sajadah yang kubentangkan,
aku selalu memanjatkan doa dengan tulus.
Namun, kenyataan membawa keheningan.
Aku kembali termenung.
Mungkin harap tak selalu menemukan jalannya,
atau semesta sedang mengajarkanku arti melepaskan.
Meski hati masih ingin menggenggam,
aku belajar menerima dengan lapang dada.
Aku tetap berjalan,
meski harapku gugur di perjalanan.
meski ada luka yang belum benar-benar sembuh,
Sebab aku percaya,
Tuhan selalu menyiapkan hal-hal yang lebih indah.
Jakarta, 02 Juli 2026