Sunyi yang Menyimpan Harap
Karya: Kezia Debora Br BangunDi ruang yang sunyi nan gelap,
kusimpan rapi asa yang sulit terungkap.
Berkali-kali ingin kuungkapkan,
namun keraguan selalu datang lebih dahulu.
Wajahku kerap dipenuhi air mata.
Tak satu pun mampu mendengar
sesak yang menemani setiap malam yang kulewati.
Hanya diam yang setia menjadi teman.
Sering kali kutanya pada langit,
apakah harap ini akan menemukan jalannya.
Atau hanya akan tinggal
sebagai doa yang tak pernah bersuara.
Kini kuberserah kepada waktu dan Tuhan.
Namun asa itu tetap menyala,
sebab aku percaya,
setiap harap yang tulus
akan tiba pada waktunya.
Medan, 20 Juli 2026