Di Ujung Munajat
Karya: Setia Hellena PutriKutitipkan sebait hasrat
pada langit yang kupikir terlalu tinggi.
Sebuah cita yang terlalu menjulang,
terlalu mustahil untuk kuyakini.
Maka kupilih bersimpuh,
mengejanya ke dalam munajat.
Merangkai harap pada setiap sujud,
seraya percaya atas takdir-Nya.
Kusangka munajatku
akan selamanya berpendar.
Sebelum akhirnya kutahu,
setiap munajat sedang disulam menjadi takdir.
Sang Maha Mengatur
menyulam takdir di balik kemustahilan,
menyemai kemungkinan dari yang mustahil,
menyempurnakannya menjadi takdir.
Biarlah munajat tak pernah usai,
dan harap yang tak lekang oleh waktu.
Sebab telah kusaksikan sendiri,
tiada yang mustahil di hadapan kehendak-Nya.
Nganjuk, 20 Juli 2026