Selembar harap yang tertinggal
Karya: Khilda Vannisa Dwi MutiaSELEMBAR HARAP YANG TERTINGGAL
Ada banyak kata yang kusimpan,
bukan karena tak ingin diucapkan,
melainkan karena takut mengubah segalanya.
Aku memilih diam,
meski hati terus memanggil namamu dalam setiap doa yang tak pernah selesai,
Harapan itu tumbuh perlahan,
namun tak pernah menemukan jalan untuk sampai.
Ia hanya tinggal di antara ragu,
menjadi saksi bahwa tidak semua perasaan harus memiliki akhir yang indah.
Kini aku belajar menerima,
bahwa ada harapan yang memang diciptakan bukan untuk dimiliki,
melainkan untuk mengajarkan arti ikhlas,
Meski tak pernah tersampaikan,
aku percaya setiap rasa pernah memiliki maknanya sendiri.
Sukabumi, 17 juli 2026