Menatap Malu, Menunduk Karena Rindu
Karya: Lulu Alsia RahmahKeadaan yang semula ramai kini sunyi, ketika netraku menatap netra bening mu.
Begitu indah ciptaan Tuhan yang satu ini, Namun ada serpihan luka yang tak kunjung mereda.
Sampai akhirnya aku tersadar,
Bilah trauma itu akulah penorehnya
Maaf, karena aku tak berani menyapamu
Meski hati dan pikiran ku merindu
Ternyata aku kalah akan takdir yang tak berpihak pada ku.
Kini berbahagialah, akan ku jaga dirimu lewat bait-bait do'aku.
Bandung, 10 Juli 2026