Musim yang Tak Sempat Kita Huni
Karya: Mas Ummu ChasbiyahBarangkali,
kau adalah doa yang datang pada musim yang belum siap kupeluk.
Sebab,
saat itu aku masih memunguti
Sisa-sisa luka yang belum usai.
Kau mengetuk dengan sabar yang sama.
Aku membuka,
namun tak mampu menerima.
Bukan langkahmu yang kurang setia,
bukan pula ketulusanmu yang mulai sirna.
Hanya saja,
hatiku tak pernah mampu
belajar menerima atas nama IBA.
Maka, maafkan aku
Karena harapmu hanya tinggal sebagai doa.
Dan aku, masih tetap menjadi jeda.
Sebenarnya,
bukan kita yang salah.
Hanya saja waktu yang belum sempat mempertemukan rasa.
Sidoarjo, 16 Juli 2026