Siti Soleha - SUJUD DI DUA WAKTU (LCP 47)

📅 17 Juli 👁 Memuat...

SUJUD DI DUA WAKTU

Karya: Siti Soleha


Saat sepertiga malam merayap sunyi dan dingin,
Kuhamparkan sajadah di atas lantai yang bisu.
Dalam syahdunya Tahajud, di hadapan Sang Maha Kuasa,
Kutumpahkan air mata dan segala resah yang menggantung di dada.
Aku merapal sebuah pinta dengan jemari yang bergetar:
"Gariskan takdirku untuk merajut ilmu, ya Rabb."
Lalu ketika matahari pagi mulai merekah hangat,
Kembali kulipat jarak dengan sujud Dhuhaku.
Kutadahkan tangan di bawah langit yang terang,
Meminta kelapangan jalan dan ketukan pintu rezeki yang lapang.
Sebuah mimpi sederhana yang terus kupeluk erat;
Menjadi pelita bagi jiwa-jiwa mungil di bangku PAUD yang hangat.
Aku ingin menuntun langkah-langkah kecil yang polos,
Mengajari mereka mengeja tawa dan merawat harapan dunia.
Namun mimpi itu teramat besar untuk pundakku yang ringkih,
Hingga hanya lewat beasiswa sarjana, harap ini bisa terwujud tanpa letih.
Maka di setiap sujud pada dua waktu yang sakral itu
Nama masa depanku tak pernah absen kurayu.
Kini, penantian panjang itu menemui ujungnya.
Secarik kertas pengumuman kubaca dengan dada berdegup kencang,
Nama yang tertulis di sana adalah namaku, bersanding dengan kata 'diterima'.
Seketika luruh tubuhku dalam sujud syukur yang tak terhingga,
Menyadari bahwa langit tidak pernah tuli mendengar bisikan hamba-Nya.
Air mata ini kembali basah,
Bukan lagi karena cemas, melainkan karena doa yang kini telah terjawab indah.


Cilegon, 17 Juli 2026