HARAPAN SEORANG ANAK YANG DIPATAHKAN
Karya: Masfufah ash fiyahAku lahir di bawah langit yang dipenuhi nama besar,
namun tumbuh sebagai bayang-bayang yang tak pernah dipandang.
Orang-orang mengagumi keluargaku,
tetapi tak seorang pun bertanya bagaimana hatiku bertahan.
Setiap langkah diukur oleh harapan orang lain,
sementara mimpiku perlahan kehilangan suara.
Sekolah yang kuimpikan menjadi abu,
dan kini jalan menuju psikologi pun kembali dipagari restu yang tak kunjung datang.
Maka kusimpan cita-cita dalam diam,
menyiraminya dengan air mata yang tak pernah meminta saksi.
Aku belajar tersenyum di hadapan dunia,
meski batinku dipenuhi retakan yang tak terlihat.
Aku tak mendambakan tepuk tangan,
tak pula ingin menjadi yang paling sempurna.
Aku hanya berharap,
suatu hari nanti ada sepasang mata yang memandangku tanpa prasangka,
lalu berkata,
"Mimpimu juga layak diperjuangkan."
Sumatera Utara, Selasa 7 Juni 2026