Yang Tinggal Hanya "Andaikan".
Karya: Nadia Putri Andina Syeila PashaDi malam hari yang begitu sunyi,
seorang hati duduk berhadapan dengan rembulan.
Dan hati itu.. adalah aku.
Aku yang pernah menyusun mimpi - mimpi itu,
perlahan gugur.
Aku yang mengira langit sedang merapalkan restu,
hingga tanpa ragu aku melepaskan satu demi satu kesempatan
Ingin rasanya memutar kembali waktu,
menjemput setiap kesempatan yang dulu sempat kulepas.
Namun waktu tak akan pernah mengenal jalan pulang.
Kini kusadari,
penyesalan datang perlahan silih berganti di sela keyakinanku yang pernah ku peluk erat.
Sejak saat itu,
rembulan tak lagi sekadar cahaya bagiku, tetapi
ia menjadi saksi bahwa mimpi-mimpiku hanya hidup dalam satu kata..
Andaikan.
Jakarta, 7 Juli 2026