Mesy Juliza - Algoritma Harapan Paman Jang (LCP 47)

📅 09 Juli 👁 Memuat...

Algoritma Harapan Paman Jang

Karya: Mesy Juliza


Di kota asing,
kupelajari aksara sunyi
dan arah yang tak pernah benar-benar mengenal pulang.
Kutinggalkan beranda rumah,
membawa selembar peta
hanya mampu diterjemahkan oleh doa.

Namamu tetap bersemayam
di sela algoritma asa yang tak kunjung selesai kuurai.
Bukan sebab aku enggan melepaskan,
melainkan karena ada cinta
yang menemukan kemuliaannya saat memilih menjadi hening.

Kini kusadari,
tidak setiap doa bermuara pada perjumpaan.
Sebagian dijawab
dengan keluasan hati untuk merelakan,
agar mimpi tetap menyala,
meski angan tak pernah menemukan pelabuhannya.


Jambi, 05 Juli 2026