Di Jenggala waktu
Karya: Muhamad KhisbullahDi Jenggala Waktu.
Seperti tetes embun yang lesap sebelum sempat menjamah dedaunan, menyisakan resah dalam kegersangan. Mentari perlahan menyelinap, mencoba menyingkap sebuah harap yang terperangkap dalam rimbunnya daun-daun rindu di ujung ranting yang getas.
Pendar cahayanya mencoba menyeka luka pada menara daun yang akarnya terpatri rapi dalam lapisan memori. Desir angin yang berhembus perlahan menjamah belantara kenangan lama, menyusuri jejak-jejak kisah dalam benak yang telah kau akhiri sepihak.
Tanpa sepenggal pamitan, tanpa sepatah kata perpisahan, kau tinggalkan aku dalam rimbanya ketidakpastian. Kini, yang tersisa dalam hati ini hanyalah harapan semoga kita bisa bersua kembali.
Sebuah harapan yang tak tersampaikan, ia seolah ikut tersesat dalam jenggala waktu, diam membisu, ikut membeku bersama detak jarum jam yang berhenti melaju, sebab dinginnya ketidakpedulianmu telah membuatnya gigil dalam diam.
Tajurhalang, Jum'at 17 Juli 2026