Mukhammad Ulul Albab - Ketika Topeng Runtuh di Hapapan-nya (LCP 47)

📅 05 Juli 👁 Memuat...

Ketika Topeng Runtuh di Hapapan-nya

Karya: Mukhammad Ulul Albab


Kita adalah manusia lemah, yang penuh tipu daya.
Bagaikan Bunglon dibalik ilalang, sifat berganti setiap saat, dengan “topeng” selalu berganti warna.

Saat langit menampakan cahayanya, segala resah gelisah hilang begitu saja, laksana makhluk yang abadi.
Saat cahaya senja mulai meninggi, rasa cemas mulai membayangi

Tapi, Tuhan yang begitu sempurna sang pemilik alam semesta akan selalu hidup untuk melihat makhluk ciptaannya. Yang selalu memberikan hidayahnya untuk setiap yang selalu berusaha dan berdoa.

Terkadang kita lupa, bahwa setiap nikmat yang dirasakan adalah jawaban dari setiap doa yang selalu kita panjatkan.

Ketenangan yang dititipkan didalam dada, kekuatan baru untuk melangkah tanpa ragu, semangat untuk menghadapi dunia yang dulu terasa kaku.

Semua itu adalah bukti bahwa kita hanya perlu percaya. Karena apapun yang terjadi, kita pasti akan bisa melaluinya dengan selalu mengikutsertakan Tuhan dalam hidup kita.


Jakarta, 4 Juli 2026