Alamat yang Tak Pernah Sampai
Karya: Nabila Eka Putri AwantiDi sudut senja kutitipkan harap
pada angin yang enggan singgah.
Namamu tetap hidup
meski tak lagi kusebut dalam doa yang lantang.
Ada rindu yang memilih diam,
bukan karena telah padam,
melainkan sebab kenyataan
tak selalu memberi ruang bagi impian.
Aku belajar menerima
bahwa tidak semua harap harus sampai
untuk menjadi berarti.
Sebab keikhlasan adalah rumah
bagi hati yang pernah menunggu.
Jika suatu hari semesta mempertemukan kita,
biarlah itu menjadi jawaban.
Namun bila tidak,
aku tetap melangkah,
membawa harap yang pernah tumbuh
sebagai cahaya menuju masa depan.
Magelang, 8 Juli 2026