Gema Do'a di Ambang Asa
Karya: Nadin Reisya Izzatun QonitaDi balik seragam penuh keringat, impian besar terikat erat. Kuuntai prestasi dan kujaga tiap angka, berharap jalan menuju mimpi kian terbuka.
Namun, takdir menguji lewat aturan baru yang membuat langkah ragu.Tatapanku nanar dan cemas menyerbu, membawa prasangka serta rasa tak mampu.
Bayang ragu menari di dada:
"Akankah pintuku tertutup rapat di sana?"
Namun, alih-alih menyerah pada kelam, di tengah malam yang dingin dan sunyi kurebahkan ragu. Ku pasrahkan diri, tangan terangkat mengetuk pintu langit tanpa keraguan.
Hingga hari pengumuman menyapa, keajaiban meruntuhkan duka. Namaku terpampang di sekolah idaman, menjawab tiap sujud yang penuh keheningan.
Kini kubuktikan dengan sepenuh jiwa, tak ada yang mustahil bagi yang berdoa dan berusaha. Sebab siapa yang berjuang tanpa menyerah, dialah pemenang yang dipeluk berkah.
Tuban, 20 Juli 2026