Najwa Hizamus Sabrina - Surat yang Menolak Sampai (LCP 47)

📅 16 Juli 👁 Memuat...

Surat yang Menolak Sampai

Karya: Najwa Hizamus Sabrina


Di bawah langit kelabu yang menggantung bisu,
Aku menitipkan aksara pada angin yang berlalu.
Tentang rasa yang tumbuh di celah retakan waktu,
Terkunci rapat dalam kotak kayu kalbu yang kaku.
Bayangmu adalah senja yang enggan beranjak pergi,
Membawa rindu yang terkikis dinginnya pagi.
Aku berdiri di tepian dermaga yang sunyi,
Menanti kapal harapan yang karam tak bertepi.
Kata-kata ini hanya menjadi debu di atas kertas,
Terbawa arus ilusi yang tak kunjung berbatas.
Biarlah doa menjadi kurir di balik cakrawala,
Menyampaikan rasa yang terkubur dalam segala gala.
Sebab ada cinta yang cukup dirayakan dalam diam,
Tersimpan abadi di balik tabir malam yang kelam.



Pasuruan, 14 Juli 2026