Miliki Dalam Diam
Karya: Noprinto Putra LaluTetesan semesta yang jatuh di pagi buta
Menawarkan sejuk yang tak dimiliki malam
Dan rindu yang tak dimiliki cinta
Untuk sebuah jiwa yang berdetak di dadaku
Kulepas kelopakku dari lelap
Menyaksikan cakrawala yang telah siap
Menemani hariku yang tak terucap
Seperti teduh yang tak dimengerti senyap
Aku menemukan dirimu di pagi itu
Saat embun pamit pada tanah yang basah
Tuk bertemu awan di langit biru
Dan menunggu kita saling menyapa
Aku ingat waktu yang singkat itu
Kau menyebut namamu tanpa ragu
Seraya tersenyum indah padaku
Seperti mentari di balik pundakmu
Aku merasakan getar di dada
Yang kau kirim dari tangan lembutmu
Yang kau lukis di balik kelopak mata
Aku tersihir oleh cantik manismu
Belum ada jumpa semalam itu
Yang hadir di antara detakku
Kau yang beriku makna baru
Lalu diam-diam aku mencintaimu
Namun sampai kini
Rasa ini tak pernah terucap
Degupnya diam tanpa kata di hati
Seperti tanah yang merindukan awan
Kau adalah cakrawala yang hanya mampu kukagumi
Sentuhan yang tak akan pernah kugapai
Sedang gerimis yang akhirnya jatuh
Adalah saksi aku pernah berharap
Yang selamanya tak akan sampai
Sumba, 3 Juli 2026