Karam Sebelum Dermaga
Karya: Ririn WidiartiMenyisir samudra yang luas membiru,
menerjang badai yang datang menderu.
Memohon harap dalam dekap yang pilu,
perjalanan panjang tanpa henti berlabuh.
Riuh angin kencang menerpa semesta,
mendobrak rangkaian kapal yang renta.
Meluruskan kompas di dalam genggaman kita,
dengan harap semua berakhir bahagia.
Namun harap naas lenyap seketika,
hancur dihantam ombak sebelum kaubaca.
Bagai menjaring angin di tengah gurita,
lelah mendera tanpa ada yang tersisa.
Kini laut kembali tenang meredam,
menyimpan puing harap yang telanjur karam.
Biarlah riwayatnya terkubur menghitam,
bersama cinta yang abadi dalam diam.
Temanggung, 12 Juli 2026