Pemilik Kotak Kosong
Karya: Sausan Rana Fadhilah
Aku menyimpan ratusan kalimat yang gagal melompati pagar bibir,
membusuk anggun di laci meja kerja berdebu,
menjelma fosil kata sifat dan tumpukan tanda baca mati.
Sebuah harapan ranum yang memilih takdir sebagai rahasia abadi.
Setiap malam, kulepaskan mereka lewat jendela kamar yang terbuka,
berharap udara bising metropolis membawa pesan ke pelataran rumahmu.
Namun, angin terlalu sibuk memutar baling-baling industri yang angkuh,
meninggalkan suara-suara terdampar di antara juntaian kabel listrik kelabu.
Sampai akhirnya, aku terbangun.
Melihat para dokter forensik menggelengkan kepala di depan jasadku.
Belah dadaku,
dan kau temukan ribuan lembar surat tanpa alamat menyumbat aliran darah,
dan aku sadar:
aku tidak pernah hidup,
aku hanyalah harapan seseorang yang lupa diucapkan.
Bogor, 1 Juli 2026
Sausan Rana Fadhilah - Pemilik Kotak Kosong (LCP 47)
📅 03 Juli
👁 Memuat...