Suwarsih Handayani - Yang Kutitip pada Sunyi (LCP 47)

📅 02 Juli 👁 Memuat...

Yang Kutitip pada Sunyi

Karya: Suwarsih Handayani


Kubisikkan doa di atas sajadah yang basah,
Setiap kalimat mengalun jadi saksi,
Kutitipkan pada malam yang tak bertepi,
Kubiarkan langit menyimpannya sendiri.

Bertahun aku menghitung retak di dinding kamar,
Menandai hari dengan luka yang tak kunjung sembuh,
Lampu kamar kubiarkan menyala,
Seolah cahaya itulah yang percaya doaku akan sampai.

Aku pernah marah pada langit yang terlalu tinggi,
Pada doa yang kukira hilang di antara awan,
Pada malam yang selalu datang tanpa membawa jawaban,
Pada waktu yang berjalan seperti tak pernah berpihak padaku.

Lalu suatu pagi, tanpa aba-aba,
Jawaban itu datang bukan sebagai petir,
Melainkan pintu yang tiba-tiba terbuka,
Wajah yang kukira sudah lama pergi, kembali menyapa.

Ternyata doaku tak pernah hilang,
Hanya disimpan-Nya dalam saku yang paling dalam,
Menunggu waktu yang tak bisa kupaksa,
Sampai tangan-Nya sendiri yang menyerahkannya padaku.


Bima, 1 Juli 2026