Syafri Salmi, S.Pd.I - Naluri yang Meronta ( Harap yang tak Tersampaikan) (LCP 47)

📅 02 Juli 👁 Memuat...

Naluri yang Meronta ( Harap yang tak Tersampaikan)

Karya: Syafri Salmi, S.Pd.I


Tak pernah terlintas dalam pemikiran
Tak pernah mengira semakin mirisnya keadaan
Tak pernah berharap akan berhadapan dengan kenyataan
Dalam keheningan renungan aku luapkan, apa sebenarnya yang salah, kenapa semuanya keadaan ini menjadi nyata, terkadangpun hadir langsung didepan mata.

Berkecamuk ragam tanda tanya di pemikiran, akan tetapi hal ini pun tak bisa dibiarkan.

Kemerosotan moral semakin nyata, terjerumus asusila sudah menjadi hal biasa, pergaulan semakin tak tahu arah, kejahatan membabi buta, tindakan kehilangan akal sehat yang tak manusiawi pun menjadi nyata adanya

Pilu dan meronta Naluri menyaksikannya, tentu tak bisa dibiarkan berlarut - larut dibiarkan begitu saja.

Wahai bapak ibu pemangku kepentingan, wahai seluruh insan yang memiliki akal dan naluri kesadaran, mari bersama kita bergandengan tangan, saling bahu membahu dalam kebersamaan dan kebenaran, jangan puas dan bertahan dengan keadaan, yang namanya kemungkaran dan kejahatan tak bisa dibiarkan. Mari bersama kita tumbuhkan kepedulian dan kesadaran.

Rintihan Naluri yang Meronta, harapan dan do'a untuk kebaikan bersama


Payakumbuh, 01 Juli 2026