Ketika amin menjadi nyata
Karya: Syifa faujatul jannahKutengadahkan tangan pada langit yang tampak sunyi, sementara harap kupintal dalam doa yang tak pernah lelah. Hari-hari mengajariku bahwa jawaban bukan selalu tentang cepat, melainkan tentang waktu yang paling tepat.Di setiap luka, aku belajar bersabar; di setiap air mata, aku belajar percaya. Aku pun mengerti,tak ada doa yang hilang dihadapannya. Amin bukan sekedar penutup doa, melainkan benih keyakinan yang tumbuh menjadi kenyataan. Ketika harapan menjelma pelukan takdir, aku tersenyum, sebab akhirnya kusaksikan sendiri: amin menjadi nyata
Garut,19 juli 2026