Cenayang Aji Mumpung
Karya: Syifa Nur HalidaBumi kerap berputar pada porosnya
menciptakan siang dan malam
Timur barat kasur si benderang
tak menyapa lewat kata
sinar tersorot pada ujung mata
menjadi saksi kebenaran itu nyata
Cakrawala menerjang seluruh penjuru
rasa lega batin berbisik
samar tubuh yang lama kunanti
Empat mata hening kaku
kering kerongkongan meski dibasuh sering
Mampu menolak ucap
merahasiakan seluruh keluh
memaksa reda segera
berharap kau mengerti sendiri
Gemuruh lubuk tak berbohong
tetes air menyapu sipu malu
memprediksi rampung yang tak kunjung sudah
Detak detik laju berputar
penantian berlumut lenyap segera
Abstrak jiwa raungkan kepunyaan
menjelma cenayang aji mumpung
lebih puitis menidurkan emosi
meski tetap kembali walau hasilnya mustahil
Bukan cepat bahkan tepat,
waktu yang pas
juga butuh rehat
Pangkalan Kerinci, 10 Juli 2026