Risalah ayat bungkam
Karya: Zian Firdaus Basofimaka terpatrilah seuntai ayat,
terkubur dalam hiruk-pikuk angan penuh dahaga,
meniti maya di sela remah masa,
terpasung sepi di sudut raga,
memberontak mengancam sekat udara.
maka terpatrilah seuntai ayat,
setia tunduk dalam kelam kekalahan,
amuk kecewa di ceruk dada diredam paksa,
menjelma monumen purba pengunci puing asa,
sebab mustahil menyentuh rungu yang takkan terbuka.
maka terpatrilah seuntai ayat,
sebaris dogma terpenjara dalam borgol mati di balik dinding rahang,
tak sempat bertatap dengan pelik sunyi rongga,
terpaksa dilarungkan pada bersimpang porak-poranda
angan yang mengendap purna.
Malang, 25 Juni 2026