Yang Tak Sempat Dirayakan
Karya: Ziyan Khoirun HakimDi luar jendelamu, angkuh semi riuh mulai menari, menyibak muram pada yang layu.
Dan mestinya, kita berbagi siklus, agar sesal putik bukan pada yang pulang.
Namun nyatanya,
aku hanyalah sisa gugur,
yang ripuh merawat runtuh, tepat saat musimmu tiba.
Adapun angan ini, adalah dua lintasan yang dipaksa padu.
Sebab, seberapa pun nyaring kita memanggil, mekar selalu tiba pada waktunya.
Dan pada harap-harap yang tamat,
biarlah, setidaknya untuk sekali saja, kalah ini kita rayakan.
Sukaraja, 02 Juli 2026