Afifah Shahira - Mengikat bumi dalam do'a (LCP 48)

📅 26 Agustus
Mengikat bumi dalam do'a
Karya: Afifah Shahira 


Ramainya ruangan menyatukan cerita,  
Membutakan warna dan kasta.  
Perundingan bagaikan jalan tol diresmikan,  
Menyeluruh hati mulai saling bertaut.

Ketika riuh dalam dada hanyut  
tanpa dendam yang melilit,  
Mengalirkan damai yang tak lagi goyah.  
Doa adalah bahasa tanpa janji,  
Tapi perintah luluh dari hati.

Jemari kami terangkat penuh berserah,  
Di antara ucapan rapuh dan air mata yang berjalan tiada henti.  
Kami tidak bawa apa-apa,  
selain luka yang sama-sama ingin disembuhkan.

Dibawah langit yang sama kelam,kami manaruh harap dan untaian serupa,
Tak ada lagi miskin ataupun kaya,
Saat semua memohon kepada sang pencipta.

Aamiin yang sama dari sudut sunyi,
Bertemu dengan doa dari aliran berbeda,
Menjadi simfoni indah mengikat bumi,
Meredam benci,menyalakan kasih nan suci.

Doa yang tulus bak penyatu, kita sadar kita adalah satu.
Langit mendengar,  
dan membisik tenang disetiap dada
"Tenanglah... Aku yang menyatukan."


Bukittinggi,17 Agustus 2026