Karya: Ahmad Haikal Alwani
CINTA YANG TAKKAN BERJAYA
Di tengah lalu lalang pemuda saudagar kasih nan riang
Diri ini gagah menunggu insan lajang.
Bukannya tiada senjata untuk berperang
Melainkan belum menemukan orang tersayang.
Saban hari kulirik ke seberang kukira akan rumpang
Ternyata terpatri terang insan nan jarang.
Tak lama hingga sadrah
Kedua jiwa berjanji untuk selalu setia.
Hati biasa sendiri tanpa tawa
Kini ditemani jiwa dan ingin terus bersua
Hari-hari penuh jenaka jika bersama
Alhasil terjunjunglah sayang kita untuk selamanya.
Di sisi lain asmara kian meraja
Terdapat adat tak dapat dilupa
Salib nan gagah dia percaya
Menjadi dinding nyata penghalangku selaku pengikut ulama.
Aku takut terlalu larut dalam bahagia
Yang pasti berakhir sengsara.
Maka pada ujung saujana
Kupeluk sepi dan kucoba merelakan kami menjadi dua arah berbeda
Agar menyusutkan rindu sampai sendu yang pasti tetap merayu.
Batanghari, 23 Agustus 2026