Alif Aditya - DI PERSIMPANGAN DUA MENARA (LCP 48)

📅 27 Agustus
DI PERSIMPANGAN DUA MENARA
Karya: Alif Aditya


Di bawah langit kota yang temaram,
kita berdiri pada sebuah garis sunyi.
Ada rindu yang tumbuh tanpa cela,
namun terhalang dinding tak kasatmata:
kita saling mencintai, tapi iman tak sama.

Lonceng gerejamu berdentang lembut di kejauhan,
ketika suara azan magrib baru saja selesai kupanjatkan.
Dua doa melangit menuju bait yang agung,
membawa nama yang sama di dalam dada,
meski kiblat jemari kita saling berselisih arah.

Kita adalah dua pejalan di persimpangan jalan,
yang hanya bisa saling menatap dari tepian rasa.
Sebab kita tahu, sedalam apa pun perasaan dijaga,
ada batas suci yang tak mungkin kita terobos bersama.


Jambi, 23 Agustus 2026