Karya: Nadiah
💫 DOA YANG MENJEMBATANI HATI
Di hadapan Tuhan, kami datang membawa doa,
dengan hati yang berbeda, namun harapan yang sama.
Ada ibu yang mendoakan anaknya,
ada ayah yang memohonkan keselamatan keluarganya,
ada anak yang memohonkan berkah bagi orang tuanya.
Doa menyatukan kami,
meski jarak memisahkan raga,
meski waktu tak selalu beriringan.
Dalam setiap ""amin"" yang terucap,
ada hati yang ingin saling mendekat,
ada jiwa yang ingin saling menguatkan.
Kami mungkin berbeda keadaan,
berbeda cerita yang dilalui,
berbeda beban yang dipikul,
namun di hadapan-Nya,
kami adalah hamba yang sama-sama
merindukan kasih dan pertolongan-Nya.
Ketika doa terucap,
hati yang jauh terasa dekat.
Ketika tangan terangkat,
harapan menjadi kuat.
Doa bukan sekadar permintaan,
melainkan jembatan yang menyatukan hati.
Semoga doa kami menjadi cahaya,
menghapus jarak, meruntuhkan dinding pemisah,
dan menumbuhkan ikatan persaudaraan.
Sebab doa tulus
mampu menyatukan hati,
menghidupkan harapan,
dan menghadirkan damai
di tengah dunia.
Kalimantan Barat, 25 Agustus 2026