Arumy Wulan Ramadhani - Ketika Doa Tak Berujung Sama (LCP 48)

📅 23 Agustus
Dibaca: Memuat...

 Ketika Doa Tak Berujung Sama

Karya: Arumy Wulan Ramadhani


Kita bertemu di bawah langit yang satu,
tetapi doa kita pulang ke arah yang berbeda.
Namamu ku titipkan pada sunyi,
namaku kau sembunyikan di sela sembahyangmu.

Kita pernah mengira,
bahwa cinta mampu menjembatani segala jurang,
hingga iman datang sebagai musim yang tak dapat dipaksa berganti.

Kau adalah doa yang tumbuh di rumahmu,
aku adalah keyakinan yang berakar di rumahku;
keduanya sama-sama menggenggam langit,
namun tak pernah menyebut arah yang serupa.

Maka biarlah kita menjadi dua cahaya
yang menerangi jalan masing-masing.
Sebab tidak semua yang indah
ditakdirkan menjadi satu—
ada yang cukup dikenang
sebagai doa yang pernah saling menemukan.


Sumedang, 22 Agustus 2026