Kita Memandang Langit yang Sama
Karya: ATRI DESWITAHiruk pikuk dunia,
Dengan jalan yang mengguntai,
Memandang di kejauhan,
memastikan insan dengan tatapan kerinduan,
Bukankah semesta sudah mengeja,
Beda itu bukanlah dosa.
Langit senja yang mengugah perasaan yang gundah gulana,
Terbesit tanda tanya akan sejuta rasa,
Tidak kah kita bisa bersama?
Menggapai asa yang tak sirna,
Mungkin senja akan menyapa,
Mengisahkan kisah yang tak sempurna,
Di antara dua insan yang beda,
Tertawa namun berduka,
Memaksa untuk terus berkaca
Padahal noda tak bisa diseka
Berharap semesta akan berkata
Bukankah masih memandang langit yang sama.
Padang Panjang, 28 Agustus 2026