Karya: BAYZAKI ALMAHRI
Di bawah purnama yang pucat berseri,
Kusulam nestapa di tepian hari,
Tatkala bayu berbisik lirih,
Membawa rinduku ke buana sunyi.
Wahai malam, teduhlah sejenak,
Jangan kau usik sukma yang retak,
Biarkan kalbu menenun kenangan,
Yang karam perlahan ditelan zaman.
Laksana biduk kehilangan haluan,
Terapung sendiri di samudra kelam,
Begitulah sukma mencari tujuan,
Namun takdir menutup pintu malam.
Adakah rindu mengenal muara,
Tatkala kasih tiada berdaya?
Adakah hati mampu bersabda,
Jika perpisahan telah dititah-Nya?
Kupendam namamu di relung sanubari,
Di antara doa dan sunyi yang abadi,
Bukan hendak menggenggam kembali,
Hanya mengenang yang pernah berarti.
Jika kelak senja menjemput petang,
Dan waktu menghapus segala kenang,
Biarlah kisah menjadi tembang,
Yang lirih berkumandang sepanjang zaman.
Palembang, 25 Agustus 2026