Karya: junaida al fitrian
Ada masa ketika jarak di antara kita tak lebih panjang dari sebuah percakapan.
Namamu datang tenpa diminta.Lalu diam diam menetap di sudut hari yang tak pernah kuceritakan kepada siapa pun.
Sampai suara-suara dari luat mulai
menamai kedekatan kita dengan sesuatu
yang bahkan belum sempat kita pahamin.
Sejak itu, kita belajar menjadi asing...
perlahan, tanpa benar-benar mengucapkan
selamat tinggal.
Kini aku tak lagu meminta tuhan mengembalikan apa yang pernah dekat.
Sebab mungkin, doa bukan selalu tentang memiliki.
Maka kusebut namamu dalam sunyi, bukan agar kau kembali, melainkan agar langkahmu selalu menemukan jalan pulang kepada kebaikan.
Dan jika tuhan masih menyimpan satu pertemuan untuj kita, semoga kelat ia datang tanpa suara-suara lain, hanya kita, dan doa yang akhirnya menemukan jawaban nya.
garut, 25 agustus 2026