Dibaca: Memuat...
Tikungan Berbeda Namun, Terasa Bagaikan Searah
Karya: Beryl Prananta Yusuf PutraPintumu
Adalah pintumu,
Pintuku
Adalah pintuku.
Jiwa akan bebas
Ketika Paduka turun,
Tetapi itu untukmu.
Bagiku, jiwa akan terbebas
Ketika sangkakala semesta
mulai Berbunyi.
Engkau berharap pada
Pengatur kita
Diriku pun begitu,
Namun,
Hal agung itu
Berbeda bagi kita.
Jikapun kita berhasil
Bebas,
Apakah benar
Kita akan berada
Di tempat yang sama.
Pintumu
Dan,
Pintuku.
Merupakan arahan yang sama
Namun berbeda hawa.
Hingga kita benar-benar
Dapat masuk di pintu yang sama.
Naas-nya,
Kita merupakan makhluk setia.
Hey, atma yang
Kupeluk saat ini.
Apakah benar,
Hal ini dapat
Merusak sebuah kesetia?
Jember, 14 Agustus 2026